Ikan Pelian (Lawid Luang) dari Sungai Krayan
Sungai Krayan menyimpan potensi perikanan darat yang sangat berharga bagi kehidupan masyarakat setempat. Salah satu komoditas ikan lokal unggulan yang menjadi primadona adalah Ikan Pelian (Lawid Luang). Ikan ini tidak hanya menjadi simbol kelimpahan alam, tetapi juga penyokong utama kebutuhan gizi dan protein harian warga, khususnya di Desa Long Rian.
Ikan Belian
dikenal sebagai spesies yang sangat menyukai ekosistem air tawar yang jernih
dan segar. Habitat alaminya ditandai dengan aliran air sungai yang deras
serta perairan berbatuan.
Kondisi
perairan yang kaya akan oksigen menjadi lingkungan yang ideal bagi tumbuh
kembang Ikan Pelian. Lingkungan yang alami ini pula yang membentuk tekstur
daging ikan menjadi padat, segar, serta memiliki cita rasa yang sangat enak dan
gurih.
Meskipun
populasinya masih melimpah, masyarakat lokal memiliki kesadaran tinggi akan
pentingnya menjaga kelestarian ekosistem. Untuk memastikan Ikan Belian tidak
terancam punah, warga Desa Long Rian tetap mempertahankan pemanfaatan alat
tangkap tradisional, seperti:
- Pancing dan Pukat: Digunakan untuk menangkap ikan secara selektif.
- Bubu: Alat perangkap tradisional dari anyaman bambu/rotan yang ramah lingkungan.
Penggunaan
alat tradisional ini bertujuan agar benih dan kelangsungan reproduksi ikan
tetap terjaga, sehingga generasi mendatang masih dapat menikmati hasil alam
ini.